Pemprov JABAR Serius Garap Kekurangan Bidan Desa

Pemda Jawa Barat

Pemda Jawa Barat

Cianjur BLoG | Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan untuk menutup kebutuhan Bidan Desa, Pemerintah Propinsi segera menempatkan 400 Bidan yang sedang menjalani pendidikan dan mengisi kekosongan di Desa. Saat ini dari kebutuhan Bidan Desa sebanyak 5.868 orang, baru tersedia 4.805 orang. Sisanya akan dituntaskan secara bertahap. Diantaranya dengan memperpanjang penempatan Bidan hasil rekruitmen tahun 2006 dan 2007 serta memperpanjang penempatan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pusat.

“Pemprop Jabar serius membangun sektor kesehatan. Khususnya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu, anggaran kesehatan tahun 2009 alokasinya mencapai 5 persen. Lebih tinggi dibanding alokasi tahun sebelumnya yang hanya 1,5 persen,” tegas Heryawan saat pengarahan kepada para Bidan PTT yang akan ditempatkan di Puskesmas/Desa atau Rumah Sakit Umum Daerah, Selasa (20/10) sore di Gedung Sate, Bandung Jawa Barat.

Pembangunan sektor kesehatan Jawa Barat diarahkan pada pengembangan aspek preventif dan promotif, yakni dengan membudidayakan pola hidup bersih dan sehat. Memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat, siaga kesehatan dan memberantas penyakit menular, khususnya penyakit TBC, Malaria dan HIV/AIDS. “Itu beberapa hal yang menjadi fokus pembangunan kesehatan,” jelas Heryawan.

Saat ini dengan kondisi penduduk yang mencapai 42,1 juta jiwa, menjadikan Jawa Barat sebagai Propinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Sudah tentu membutuhkan program pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu sejumlah terobosan dilakukan, baik bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan daya beli. Khususnya dalam rangka peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini baru mencapai 71,16 pada tahun 2008.

“Rinciannya adalah indeks pendidikan 81,64, indeks kesehatan 71,37 dan indeks daya beli 60,48. Sehingga dengan program penempatan Bidan PTT ini mendorong peningkatan IPM khususnya indeks kesehatan. Jika semua lancar maka pada tahun 2015, IPM Jawa Barat mencapai 80,” tutur Heryawan di hadapan ratusan Bidan PTT yang siap mengabdi di berbagai pelosok di Jawa Barat.

Para Bidan PTT tersebut diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tempatnya bertugas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah masih tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematiaan bayi (AKB), khususnya terkait dengan gizi buruk dan masih rendahnya kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Sehingga selain bekerja, mereka diharapkan dapat merubah pola hidup menjadi lebih baik dan sehat,” harap Heryawan.  Sumber :  web ahmadheryawan

12 Balasan ke Pemprov JABAR Serius Garap Kekurangan Bidan Desa

  1. Yep mengatakan:

    Wuih….Jabar pendudknya 42 jutaan ya ?
    Perlu bidan banyak, jadi tambah banyak yang melahirkan nanti ya ? 🙂

  2. asepsaiba mengatakan:

    Salam kenal ya Teh.. Anaknya lucu tuh..🙂

  3. N. Raymond Frans mengatakan:

    Tabea… Salam kenal untuk Anda. Thanks,-

  4. pakwo mengatakan:

    Salam bahagia, Wah…Mantap …Jika program itu di jalan kan dengan benar… tentu besar manfaat bagi keluar yang ada di desa.

  5. html1155 mengatakan:

    nah gitu dung sereiusss…..coba dari dulu…

    salam kenal

  6. pensiun kaya mengatakan:

    nuhun parantos nampilkeun abdi di blogroll, amsi a.k.a pensiun kaya..:-) nuhun

  7. nina mengatakan:

    waaagh teh kalu masih dibutuhin boleh nie aku jadi bidan desa-nyua,,,heehee

    • rivafauziah mengatakan:

      Teh Nina.. wah cocok atuh! sok daftar saja! masih banyak yg dibutuhkan tuh! semoga dengan tersediannya bidan yg profesional di desa2 dapat memperkecil resiko kematian dalam proses kelahiran.. Namun sayang banyak bidan yang enggan di tempatkan di daerah2 terpencil yang seharusnya membutuhkan lebih perhatian akan kesehatan..

  8. YULI mengatakan:

    SALAM KENAL,,,,,B’JUANG TRZ M9A AKI N AKB MENURUN,,,,,AMIEN.

  9. joey mengatakan:

    satu kebohongan yang besar … bagi pemerintah cianjur kalau hanya mampu berkata,,tanpa realisasi yang nyata !!!!!!!!!!!!!
    karena sampai saat ini DINKES cianjur,,masih sangat terlena dengan jabatan nya.Dan menurut saya smua itu hanyalah wacana sebagai bahan obrolan untuk kumpul d kantoRRRR. wasalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: